{"id":2201,"date":"2017-08-30T13:54:15","date_gmt":"2017-08-30T06:54:15","guid":{"rendered":"http:\/\/pemerintahan.fisip.undip.ac.id\/v1\/?p=2201"},"modified":"2017-09-07T16:49:20","modified_gmt":"2017-09-07T09:49:20","slug":"stadium-general","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pemerintahan.fisip.undip.ac.id\/v1\/id\/stadium-general\/","title":{"rendered":"Muhaimin Iskandar Ngajar di Undip"},"content":{"rendered":"<p>Ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar memberikan kuliah umum\u00a0 dengan tema \u201cMembumikan Pancasila dan Islam rahmatan lil Alamin dalam sistem dan lanskap politik nasional dan daerah\u201d rabu (30\/8) di Kampus Fisip Undip Tembalang. Kuliah umum ini dihadiri oleh Menristekdikti M. Nasir, Mendes PDTT Eko Sandjojo,Menaker Hanif Dhakiri dan Menpora Imam Nahrowi.<\/p>\n<p><span id=\"more-7362\"><\/span>Muhaimin Iskandar menerangkan bahwa pembumian Islam rahmatan lil alamin dalam lanskap politik nasional dan daerah memiliki relevansi yang kuat terhadap implementasi Pancasila di tengah persoalan kebangsaan yang berkembang.<\/p>\n<p>\u201cSecara teoritik inilah bentuk relasi antara Islam dan politik yang tidak dapat dipisahkan bagi tujuaj terwujudnya keadilan dan kemakmuran rakyat secara umum,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p>Dekan FISIP Undip Sunarto mengatakan bahwa ini merupakan upaya Undip untuk mengapresiasi tokoh nasional seperti Muhaimin karena masih muda namun sudah mampu menjadi ketua umum partai.<\/p>\n<p>\u201cArah republik ini ditentukan oleh 10 orang, yakni para ketua partai politik, salah satunya adalah Muhaimin Iskandar. Kiprahnya selama berpolitik dapat dijadikan panutan karena melakukan demokrasi teologis, tesisnya adalah agama dan negara tidak bisa dipisahkan. Muhaimin sangat menghargai pluralisme, islam ditunjukkan islam yg beringas namun konsep islam nusantara.\u00a0 Kuliah umum ini diharapkan supaya generasi muda tahu pemikirannya dan tidak terkotak kotak dengan pikiran sempit dan untuk memberi pandangan dan keyakinan bahwa pancasila sangat relevan dengan perkembangan zaman,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Rektor Undip Prof. Yos Johan Utama mengemukakan bahwa Undip dari dulu sudah menjadi\u00a0 benteng pancasila<\/p>\n<p>\u201cMars undip dibuat tahun 70 sudah mengandung kata berteladan pancasila. Ketika banyak universitas menghilangkan mata kuliah pancasila, undip malah jadikan pancasila sebagai mata kuliah wajib. Muhaimin menyampaikan gagasan dan konstruksi baru, bahwa agama dan negara bergelindang, bersinergi. Bukti adanya demokrasi teologis adalah hal baru yang bisa diterapkan di\u00a0 seluruh Indonesia. Islam hadir dlm negara Indonesia sebagai rahmatan lilalamin sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta,\u201d ujarnya. (Rintu Kaloka\/HUMAS)<\/p>\n<p>Sumber:\u00a0https:\/\/www.undip.ac.id\/<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar memberikan kuliah umum\u00a0 dengan tema \u201cMembumikan Pancasila dan Islam rahmatan lil Alamin dalam sistem dan lanskap politik nasional dan daerah\u201d rabu (30\/8) di Kampus Fisip Undip Tembalang. Kuliah umum ini dihadiri oleh Menristekdikti M. Nasir, Mendes PDTT Eko Sandjojo,Menaker Hanif Dhakiri dan Menpora Imam Nahrowi. Muhaimin Iskandar menerangkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":2202,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[3,4,199,1],"tags":[],"class_list":["post-2201","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-berita-id","category-featured-post-live-ilmu-pemerintahan","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pemerintahan.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2201","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pemerintahan.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pemerintahan.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pemerintahan.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pemerintahan.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2201"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/pemerintahan.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2201\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2221,"href":"https:\/\/pemerintahan.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2201\/revisions\/2221"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pemerintahan.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2202"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pemerintahan.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2201"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pemerintahan.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2201"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pemerintahan.fisip.undip.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2201"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}